Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah

Como vs Milan
0 0
Read Time:4 Minute, 20 Second

Hasil Como vs Milan, AC Milan menunjukkan mental juara saat menaklukkan Como dengan skor 3-1 dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Bertanding di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB, Rossoneri sukses meredam dominasi tuan rumah lewat efektivitas permainan dan ketajaman Adrien Rabiot yang mencetak dua gol di babak kedua.

Meski sempat tertinggal lebih dulu, Milan mampu bangkit dan mengontrol jalannya pertandingan di paruh kedua. Gol penyeimbang dari titik putih yang dicetak Christopher Nkunku pada penghujung babak pertama menjadi titik balik sebelum Rabiot tampil sebagai pembeda. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Milan di papan atas klasemen dan memperpanjang momentum positif mereka di kompetisi domestik.

Milan Jaga Tekanan di Papan Atas

Tambahan tiga poin membuat AC Milan semakin kukuh di posisi runner-up klasemen Serie A dengan koleksi 43 poin dari 20 pertandingan. Jarak mereka dengan pemuncak klasemen tetap terjaga tipis, menjaga asa Rossoneri dalam perburuan gelar musim ini.

Sementara itu, Como harus puas tertahan di peringkat keenam dengan raihan 34 poin. Meski menelan kekalahan, performa agresif dan dominasi permainan yang ditunjukkan tim asuhan Cesc Fabregas (atau pelatih terkait) kembali menegaskan bahwa Como bukan lawan yang mudah, terutama saat bermain di kandang sendiri.


Babak Pertama: Dominasi Como Berbuah Gol Cepat

Como langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Bermain dengan intensitas tinggi dan dukungan penuh publik tuan rumah, mereka mendominasi penguasaan bola dan memaksa Milan lebih banyak bertahan.

Dominasi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-10. Berawal dari skema sepak pojok pendek, Martin Baturina mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Marc Oliver Kempf yang naik membantu serangan sukses menyambut bola dengan sundulan keras dari jarak dekat. Mike Maignan tak sempat bereaksi, dan Como unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Milan terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah Rossoneri kurang efektif dalam memutus alur bola Como, sementara progresi serangan Milan sering terhenti sebelum memasuki sepertiga akhir lapangan.

Como hampir menggandakan keunggulan melalui dua peluang emas. Pada menit ke-24, Nico Paz melepaskan tembakan jarak dekat yang memaksa Maignan melakukan penyelamatan refleks. Situasi serupa terjadi pada menit ke-42 ketika Lucas Da Cunha nyaris mencetak gol, namun kembali digagalkan kiper asal Prancis tersebut.

Milan baru menemukan ritme permainan mereka menjelang akhir babak pertama. Adrien Rabiot memanfaatkan kesalahan Mërgim Vojvoda di sisi kanan pertahanan Como dan menusuk ke dalam kotak penalti. Kempf yang berusaha menutup ruang justru melakukan tekel terlambat.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Christopher Nkunku yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya ke sisi kanan gawang tak mampu dihalau Jean Butez. Gol di menit ke-45+1 membuat skor kembali imbang 1-1 sekaligus menjadi momentum penting bagi Milan sebelum turun minum.

Babak pertama ditutup dengan kedudukan seimbang, meskipun Como unggul dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.


Babak Kedua: Rabiot Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, Como kembali menunjukkan niat untuk menekan. Nico Paz langsung mengancam melalui tembakan jarak jauh, namun Maignan kembali tampil sigap dengan penyelamatan gemilang menggunakan ujung jarinya.

Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-55. Milan melancarkan serangan balik cepat yang diawali dari pergerakan Rafael Leao di sisi kiri. Winger asal Portugal itu mengirimkan umpan terukur ke arah Rabiot yang datang dari lini kedua.

Dengan kontrol dada yang sempurna, Rabiot melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Bola meluncur mulus ke dalam gawang tanpa mampu dijangkau Butez. Gol tersebut membalikkan keadaan dan membawa Milan unggul 2-1.

Como mencoba merespons dengan meningkatkan tempo dan melakukan beberapa rotasi pemain. Nico Paz kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-59, namun sepakannya hanya menghantam sisi luar tiang gawang.

Tekanan Como terus berlanjut, tetapi Milan tampil disiplin dalam bertahan dan menunggu celah lewat serangan balik. Peluang emas untuk mengunci kemenangan sempat hadir pada menit ke-82 ketika Ruben Loftus-Cheek menyambut bola di depan gawang kosong. Sayangnya, sundulannya justru melayang tipis di atas mistar.

Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-88. Rabiot kembali menunjukkan insting tajamnya dengan merebut bola liar di sudut kanan kotak penalti. Tembakan kaki kirinya mengarah akurat ke sudut bawah gawang, memastikan brace sekaligus mengunci kemenangan Milan 3-1.

Sisa waktu pertandingan dimanfaatkan Milan untuk mengontrol tempo hingga peluit panjang dibunyikan.


Statistik Como vs Milan

Secara statistik, Como unggul dalam banyak aspek permainan, namun Milan tampil jauh lebih efektif:

  • Tembakan: 18 – 7
  • Tembakan tepat sasaran: 8 – 4
  • Penguasaan bola: 68% – 32%
  • Operan: 616 – 254
  • Akurasi operan: 93% – 79%
  • Pelanggaran: 7 – 5
  • Kartu kuning: 1 – 0
  • Offside: 0 – 3
  • Tendangan sudut: 8 – 4

Statistik ini menegaskan bahwa Milan menang berkat efisiensi dan kualitas penyelesaian akhir, bukan dominasi permainan.


Susunan Pemain

COMO (4-2-3-1):
Jean Butez; Alberto Moreno, Marc Oliver Kempf, Jacobo Ramon, Ignace Van der Brempt; Lucas Da Cunha, Máximo Perrone; Martin Baturina, Nico Paz, Mërgim Vojvoda; Tasos Douvikas.

MILAN (3-5-2):
Mike Maignan; Koni De Winter, Matteo Gabbia, Fikayo Tomori; Davide Bartesaghi, Adrien Rabiot, Luka Modric, Youssouf Fofana, Alexis Saelemaekers; Rafael Leao, Christopher Nkunku.


Kesimpulan

Hasil Como vs Milan, Brace Adrien Rabiot menjadi faktor kunci kemenangan AC Milan atas Como. Meski kalah dalam penguasaan bola, Rossoneri menunjukkan kedewasaan taktik dan efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang. Hasil ini mempertegas status Milan sebagai salah satu kandidat kuat juara Serie A musim 2025/2026, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi Como tentang pentingnya konsistensi sepanjang 90 menit.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Nicholas Barnes
Author

Nicholas Barnes