Arsenal kembali menunjukkan mental juara mereka di ajang Premier League 2025/2026. Bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth, The Gunners sukses meraih kemenangan penting dengan skor 3-2 pada pekan ke-20 Liga Inggris, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB.
Meski secara permainan Arsenal tampil dominan, laga ini sama sekali tidak berjalan mudah. Bournemouth mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali membuat tim tamu berada dalam tekanan. Namun, ketenangan dan kualitas individu pemain Arsenal, terutama Declan Rice, menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung intens hingga menit akhir.
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Arsenal di puncak klasemen Premier League. Sementara bagi Bournemouth, kekalahan ini membuat mereka masih tertahan di papan bawah meski performa mereka patut diapresiasi.
Arsenal Nyaman di Puncak Klasemen Premier League
Tambahan tiga poin dari laga tandang ini membuat Arsenal kini mengoleksi 48 poin dari 20 pertandingan. Pasukan Mikel Arteta duduk nyaman di puncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan enam angka atas Aston Villa yang berada di posisi kedua.
Konsistensi Arsenal sepanjang musim ini kembali terlihat. Mereka bukan hanya kuat saat bermain di kandang, tetapi juga mampu mengamankan poin maksimal di laga-laga tandang yang sulit, seperti saat menghadapi Bournemouth kali ini.
Di sisi lain, Bournemouth harus puas berada di peringkat ke-15 klasemen Premier League 2025/2026 dengan 23 poin dari 20 laga. Meski kalah, performa tim asuhan Andoni Iraola tetap menunjukkan progres, terutama dalam keberanian menyerang tim papan atas.
Babak Pertama Bournemouth vs Arsenal
Bournemouth langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka berani menekan Arsenal melalui serangan-serangan dari sisi sayap. Beberapa situasi bola mati sempat merepotkan lini pertahanan The Gunners, meski masih mampu diantisipasi dengan baik oleh David Raya dan barisan belakang Arsenal.
Arsenal perlahan mulai keluar dari tekanan. Pada menit ke-8, peluang emas didapat melalui Noni Madueke. Winger Arsenal itu berhasil menusuk ke dalam kotak penalti, tetapi penyelesaian akhirnya masih belum sempurna karena bola melambung di atas mistar gawang.
Petaka justru datang untuk Arsenal pada menit ke-10. Kesalahan fatal dilakukan Gabriel Magalhaes saat mengalirkan bola di area pertahanan sendiri. Umpan cerobohnya berhasil direbut Evanilson, yang dengan tenang menaklukkan Raya untuk membawa Bournemouth unggul 1-0.
Tertinggal lebih dulu membuat Arsenal meningkatkan intensitas permainan. Mereka tampil lebih menekan dan mendominasi penguasaan bola. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-16. Gabriel Magalhaes menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan bola liar hasil kemelut di depan gawang Bournemouth.
Setelah gol tersebut, Arsenal terus mengendalikan permainan. Namun hingga turun minum, skor tetap bertahan 1-1, menandai babak pertama yang berlangsung seimbang meski Arsenal lebih dominan dalam penguasaan bola.
Babak Kedua Bournemouth vs Arsenal
Memasuki babak kedua, Arsenal belum sepenuhnya meningkatkan tempo permainan. Bournemouth justru hampir kembali unggul ketika David Brooks lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan yang masih melintas tipis di depan gawang.
Momentum pertandingan berubah pada menit ke-54. Declan Rice tampil sebagai pahlawan Arsenal dengan mencetak gol indah dari luar kotak penalti. Gelandang timnas Inggris itu melepaskan tembakan keras dan akurat ke sudut bawah gawang yang gagal dijangkau kiper Bournemouth. Arsenal pun berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut membuat permainan Arsenal semakin rapi dan efektif. Kombinasi antara Martin Odegaard dan Bukayo Saka (yang tetap berperan dalam build-up meski tidak tercatat sebagai pencetak gol) mampu membuka ruang di lini pertahanan Bournemouth.
Pada menit ke-71, Declan Rice kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Rice masuk ke ruang kosong dan menuntaskan peluang dengan tenang untuk mencetak gol keduanya alias brace. Arsenal unggul 3-1 dan tampak berada di jalur kemenangan nyaman.
Namun, Bournemouth belum menyerah. Mereka langsung merespons lewat gol spektakuler Eli Junior Kroupi dari luar kotak penalti. Gol tersebut kembali menghidupkan atmosfer stadion dan membuat laga berjalan menegangkan di sisa waktu pertandingan.
Pada menit-menit akhir, Arsenal memilih bermain lebih aman dengan menguasai bola untuk meredam tekanan Bournemouth. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 untuk kemenangan Arsenal tetap bertahan.
Statistik Bournemouth vs Arsenal
Secara statistik, Arsenal unggul dalam beberapa aspek penting meski Bournemouth memberikan perlawanan seimbang.
- Penguasaan bola: Bournemouth 43% – 57% Arsenal
- Expected goals (xG): Bournemouth 1,34 – 1,17 Arsenal
- Total tembakan: Bournemouth 15 – 12 Arsenal
- Tembakan tepat sasaran: Bournemouth 3 – 5 Arsenal
- Peluang besar: Bournemouth 1 – 2 Arsenal
- Akurasi umpan: Bournemouth 77% – 80% Arsenal
- Tendangan sudut: Bournemouth 7 – 5 Arsenal
Data ini menunjukkan bahwa Arsenal tampil lebih efektif, terutama dalam memaksimalkan peluang yang mereka miliki.
Susunan Pemain Bournemouth vs Arsenal
Bournemouth (4-2-3-1):
Djordje Petrovic; Alex Jimenez, James Hill, Marcos Senesi, Adrien Truffert; Marcus Tavernier, Alex Scott; David Brooks, Justin Kluivert, Antoine Semenyo; Evanilson.
Pelatih: Andoni Iraola.
Arsenal (4-3-3):
David Raya; Piero Hincapie, Gabriel Magalhaes, William Saliba, Jurrien Timber; Declan Rice, Martin Zubimendi, Martin Odegaard; Gabriel Martinelli, Viktor Gyokeres, Noni Madueke.
Pelatih: Mikel Arteta.
Kesimpulan
Kemenangan atas Bournemouth menegaskan Arsenal sebagai kandidat kuat juara Premier League 2025/2026. Declan Rice tampil luar biasa dengan dua gol krusial, sementara mentalitas tim asuhan Mikel Arteta kembali teruji dalam laga tandang yang tidak mudah. Dengan performa konsisten seperti ini, Arsenal semakin sulit dikejar di puncak klasemen.